Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Post Type Selectors
post
Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Post Type Selectors
post

3 Alasan Chip Desktop dan Laptop Dengan Nama Yang Sama Berperforma Berbeda

chip laptop dan desktop

Chip Desktop dan Laptop – Apabila Anda harus memilih antara komputer desktop dan laptop, kemungkinan besar Anda akan membandingkan spesifikasi mereka. Dan memastikan bahwa keduanya menggunakan chip yang serupa. Namun, meskipun kedua perangkat tersebut menggunakan chip Intel i7 dan NVIDIA RTX 3070 Ti, kinerjanya dapat berbeda secara signifikan.

Lalu, mengapa hal ini bisa terjadi? Mengapa sebuah laptop gaming dengan Intel Core i7 tidak mampu memberikan performa sebaik sebuah PC desktop dengan Intel Core i7? Mari kita lihat mengapa terjadi perbedaan kinerja seperti ini.

1. Varian Dalam Lini Model Chip

Jika Anda memilih prosesor, pilihan model chip mungkin menjadi perbedaan yang paling signifikan di antara pilihan yang tersedia. Sebagai contoh, jika Anda menginginkan komputer yang bertenaga AMD, Anda dapat mempertimbangkan antara Ryzen 5, Ryzen 7, dan Ryzen 9.

Namun demikian, meskipun Anda telah memilih sistem yang menggunakan chip Ryzen 7, masih terdapat banyak pilihan yang berbeda di bawahnya. Pertama-tama, terdapat perbedaan pada generasi – dimana seri 5000 adalah yang terbaru yang tersedia pada Juli 2022.

Meskipun Anda hanya melihat model desktop tanpa grafis terintegrasi untuk model dan generasi chip Ryzen 7 5000, Anda masih memiliki empat opsi – Ryzen 7 5700X, Ryzen 5800, Ryzen 5800X, dan Ryzen 7 5800X3D. Jika Anda mempertimbangkan Ryzen 7 5000 APU, Anda akan mendapatkan dua opsi tambahan. Ini berarti total ada enam prosesor Ryzen 7 5000 untuk komputer desktop.

Namun, jika Anda melihat penawaran AMD Ryzen 7 5000 untuk laptop dan perangkat seluler lainnya, Anda akan mendapatkan enam model tambahan. Ini berarti total ada 12 chip Ryzen 7 5000 yang tersedia. Bahkan, ini belum termasuk pilihan yang akan Anda dapatkan jika Anda mempertimbangkan chip Ryzen 5 dan Ryzen 9.

2. Kebutuhan Daya Desktop dan Laptop

Ketika membandingkan chip laptop dengan desktop, AMD dan Intel mengurangi TDP (Thermal Design Power) pada chip laptop mereka karena masalah pendinginan. Pada PC desktop, ruang biasanya tidak menjadi masalah, karena banyak pilihan ukuran casing yang tersedia. Bahkan casing SFF (Small Form Factor) sekalipun dapat memberikan lebih banyak ruang daripada laptop terbesar.

Ketersediaan ruang dalam casing PC memungkinkan terjadinya aliran udara yang lebih banyak untuk mendinginkan komponen. Selain itu, jika Anda merakit PC sendiri, Anda dapat memasang solusi pendingin air khusus. Untuk memastikan kinerja optimal dari seluruh komponen.

Namun, di laptop, ruang sangat terbatas karena perangkat ini dirancang untuk portabilitas. Hal ini mendorong produsen untuk menggunakan komponen yang lebih kecil dan memperhatikan jarak antar komponen yang saling terkait. Jika produsen tidak dapat menyediakan solusi pendinginan yang kuat, satu-satunya pilihan mereka adalah mengurangi daya konsumsi chip yang digunakan untuk menurunkan kinerjanya.

Selain itu, karena komponen yang terkunci dalam ruang yang sangat sempit pada casing laptop. Aliran udara dalamnya berkurang, yang mengurangi kemampuan pendinginan. Namun, tidak hanya prosesor yang menghasilkan panas dalam laptop. Jika terdapat GPU khusus, itu juga menghasilkan panas yang signifikan dalam laptop.

Itulah mengapa GPU di laptop memiliki daya yang lebih rendah daripada rekan desktop mereka. Jadi, meskipun Anda membeli laptop dengan kartu grafis Radeon RX 6800M, jangan berharap performanya sama baiknya seperti GPU desktop Radeon RX 6800.

3. Kapasitas Daya Yang Berbeda Antar Laptop

Meskipun desktop tidak seportabel laptop, namun mereka tetap memiliki keunggulan dalam hal performa. Akan tetapi, performa laptop bisa bervariasi meskipun memiliki spesifikasi yang sama karena pabrikan dapat menyesuaikan prosesor dengan sumber daya listrik yang tersedia. Sebagai contoh, jika Anda menggunakan laptop ultralight yang mengisi daya melalui port USB-C, TDP prosesor mungkin dibatasi menjadi 35 watt untuk memastikan penggunaan daya tidak melebihi kapasitas pengisi daya.

Namun, untuk laptop gaming yang menuntut kinerja tinggi, pabrikan biasanya akan memaksimalkan kinerja prosesor meskipun itu berarti mengonsumsi lebih banyak daya dan memerlukan pengisi daya yang lebih besar. Oleh karena itu, laptop yang menggunakan model prosesor yang sama bisa memiliki perbedaan kinerja yang signifikan tergantung pada keputusan desain dan pengaturan daya yang diambil oleh pabrikan.

WhatsApp
Facebook
Twitter

Table of Contents

LATEST POSTS

Laptop Performa Menurun dan Ngelag

Awalnya saya ada laptop performa menurun dan ngelag, panas, kipas berisik,dan tidak bisa menjalankan lebih dari dua aplikasi. Karena ingin Laptop saya kembali normal dan

Solusi Laptop Bluescreen dan Lemot

Saya mau share nih Solusi Laptop Bluescreen dan Lemot, yang mana laptop ini tuh sering banget Bluescreen dan lemot parah. Pas nyalain laptop aja lama

Maintenance Laptop Panas dan Lemot

Maintenance Laptop panas dan lemot di Bang Amin IT Gadget sangat saya rekomendasikan banget. Disana laptop kita di cek dulu permasalahannya baru tinggal konfirmasi untuk

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Konsultasi Gratis via WhatsApp

Klik lanjut WA
Halo, Terimakasih telah menghubungi Bang Amin Gadget.
#Pastinya Solusi Terbaik
#Harga Pas Kualitas Berkelas
Ownernya Alumni ITB

Layanan kami meliputi, Jasa Service SmartPhone dan Laptop
Jasa Service Macbook dan Iphone

Ada yang bisa kami bantu?